This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

Resensi buku AKU HANYA TENTARA

Rubrik Resensi buku AKU HANYA TENTARA
Penulis Kiki Syahnakri
Jumlah halaman 298
Penerbit KOMPAS Penerbit Buku
Gundah hati Letjen. Kiki Syahnakri melihat bangsa dan Negara yang dicintai dirundung berbagai masalah yang seakan tak kunjung teratasi. Mulai dari kesenjangan ekonomi yang kian melebar, situasi politik yang rentan konflik, lunturnya moral bangsa hingga terus dihujatnya TNI yang sesungguhnya adalah penjaga ketahanan dan keamanan bangsa ini.
Peduli terhadap nasib bangsa ini, Letjen. Kiki Syahnakri menyuarakan kegundahan hatinya, disertai sumbangan saran yang sesuai dengan kapasitas dan pengetahuan penulis dalam bidang militer, lewat tulisan opini yang dimuat di beberapa media. Buku AKU HANYA TENTARA merupakan dokumentasi tulisan-tulisan opini Letjen Kiki Syahnakri yang pernah dimuat di harian KOMPAS.
Tulisan-tulisan opini penulis yang terangkum dalam AKU HANYA TENTARA dikelompokkan dalam empat bab. Bab “Darah Dan Jiwaku Adalah Tentara” berisi opini penulis, sebagai purnawirawan TNI, atas institusi tempatnya pernah meniti karir. Pandangan penulis tentang profesionalisme TNI, peranan Koter dalam sishankamrata atau korelasi Komnas HAM danTNI Polri diulas secara gamblang pada bab ini.
Kegelisahan hati penulis melihat amandemen konstitusi yang meniadakan keberadaan Pancasila , lunturnya jati diri bangsa, ancaman separaatis dan teroris diungkapkan penulis lewat tulisan-tulisan yang tercakup dalam bab ”Negaraku Indonesia”. Sedangkan pada bab ”Pemimpin” penulis menyampaikan perlunya sosok seorang pemimpin dengan kwalitas kenegarawan dan keteladanan untuk memimpin bangsa Indonesia kembali ke jati diri bangsa yaitu Pancasila dan bangkit dari keterpurukan. Pada bab ”Pemilu”, yang merupakan bab terakhir buku ini, disajikan tulisan-tulisan opini penulis tentang pelaksanaan demokrasi di Indonesia dan Pemilu.
Tulisan opini pada buku ini disajikan dengan gaya jelas dan tegas. Pada beberapa tulisan, terutama yang berkaitan dengan bidang hankam dan kemiliteran, penulis menyampaikan opininya begitu rinci bahkan disertai penjelasan yang bersifat teknis sehingga bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca yang awam mengenai kedua bidang tersebut. Namun di sisi lain, memang diperlukan konsentrasi penuh untuk benar—benar memahami isi tulisan opini yang begitu rinci dan teknis. Terlebih lagi karena ada penggunaan singkatan/akronim yang tidak selalu diberi penjelasan sehingga pembaca harus melihat apakah akronim tersebut sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya.
Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan dalam penyampaian opini, AKU HANYA TENTARA tetap sangat baik dibaca untuk menambah wawasan kita mengenai bagaimana cara Letjen. Kiki Syahnakri seorang warga Negara Indonesia yang kebetulan seorang tentara memandang permasalahan bangsa, negara dan TNI.

0 komentar:

Posting Komentar