SAYA #BahagiadiRumah BILA BERSAMA POOPOOH DAN COOKIES
Poopooh si
kucing putih dan Cookies si anjing heboh adalah dua hewan peliharaan
yang menemani saya di rumah. Maklumlah sebagai lajang saya tinggal
sendirian jauh dari keluarga,.
Seperti memiliki anak, saya
berkomitmen mengurus mereka sendiri dengan baik. Mulai dari memberi
makan, memandikan bahkan membersihkan kotoran mereka, saya lakukan
sendiri.Saking sayangnya pada dua hewan peliharaan ini sering saya
merasa enggan berlama-lama pergi meninggalkan rumah. Rasanya khawatir
mereka akan lapar dan terlantar kalau saya terlambat pulang.
Tapi
saya tak keberatan kok pulang cepat demi mereka. Sambutan meriah selalu
saya dapatkan setiap kali tiba di rumah. Cookies yang melonjak-lonjak
sambil mengibas-ngibaskan ekornya dan Poopooh yang menggesek-gesek manja
di kaki saya membuat rasa penat setelah bepergian sirna. Senang dan
bahagia sekali rasanya ada yang menunggu kedatangan saya di rumah.
Poopooh
dan Cookies bukan sekedar teman bermain dan penjaga rumah bagi saya.
Saat galau dan risau mendera, sering saya curhat kepada mereka. Buat
sebagian orang mungkin tindakan saya dianggap aneh atau gila ya. Tapi
saya tak peduli
Saya tahu mereka tak mengerti omongan saya. Tapi yang
jelas setelah curhat rasanya perasaan menjadi lega dan tenang. Apalagi
kalau setelah itu melihat mereka main berdua. Risau dan galau sirna,
meski hanya sebentar, berganti dengan rasa geli melihat tingkah lucu
mereka.
Saya menyadari sebagai mahluk sosial saya tetap perlu bergaul
dengan orang lain. Keberadaan Poopooh dan Cookies tak bisa menggantikan
perlunya kehadiran teman dan keluarga dalam keseharian saya.
Tetapi
justru saat galau dan merasa kesepian karena tak ada teman atau
keluarga yang menemani, keberadaan Poopooh dan Cookies menyadarkan saya
kalau Tuhan tak pernah benar-benar meninggalkan kita sendiri.
Poopooh,
Cookies, hewan peliharaan lain bahkan hewan lain yang ada di sekitar
kita diciptakan Tuhan untuk bisa menjadi teman kita di dunia.
Kebahagiaan tak hanya bersumber dari kehadiran banyak orang atau materi
yang kita miliki tetapi dapat juga dari keberadaan mahluk lain ciptaan
Tuhan. Tinggal kita yang menentukan maukah n menerima anugrah Tuhan
tersebut.
Dan sungguh saya memilih bersyukur Tuhan menciptakan
Poopooh dan Cookies. Kehadiran mereka memberikan banyak keceriaan dan
kebahagiaan meski saya tinggal sendiri di rumah.
0
komentar
MI KERING TROPICANA SLIM, BIKIN MAKAN MI GAK MASALAH DONG
Saya adalah penggemar berat mie instan. Apapun mereknya, tak
peduli varian rasanya, baik mie kuah maupun mie goreng pokoknya selama masih
termasuk mie instan pasti saya suka. Saking doyannya , hamper setiap hari saya
menyantap mie instan. Buat saya mie instant sudah seperti makanan pokok
pendamping ASI …eh maksudnya nasi.
Keluarga dan teman-teman cuma bisa geleng-geleng kepala
setiap melihat saya makan mie instan. Berkali-kali mereka menanyakan apakah
saya tidak pernah bosan menyantapnya. Dan berkali-kali pula dengan lantang saya
jawab TIDAK.
Oh ya, saya memang biasa memasak mie instant sendiri dengan
berbagai pelengkapnya. Kalau misalnya hari ini masak mie dengan tambahan sawi
dan telur, besoknya saya beri potongan sosis, lusa giliran bakso yang
melengkapi. Begitu seterusnya pokoknya bervariasi.
Singkatnya saya buat mie instant itu menjadi makanan paling
maknyooss, sehat dan bergizi. Tentu sehat dan
bergizi menurut versi saya ya he…he…he….
Variasi tambahan mie instant itu pula yang saya jadikan
dalih saat keluarga dan teman-temang mengatakan mie instant itu makanan tak
bergizi. Sampai bosan mereka menasehati untuk mengurangi konsumen mie instan.
Semua saran cuma lewat bagai angin lalu di telinga saya.
Saya bukan tak tahu beberapa mitos tentang mie instan
seperti mie instan yang mengandung lilin, kalau kebanyakan mengkonsumsi mie
instan bisa menyebabkan masalah pencernaan dan mitos-mitos lainnya. Tapi saya selalu
mencari pembenaran kalau kebiasaan makan mie instan tak berdampak buruk.
Sejujurnya saya pernah menemukan fakta kalau mie instan biasanya berkadar garam
tinggi yang berpotensi menyebabkan hipertensi dan mempunyai kalori dan kadar
lemak tinggi yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Sempat sih terbersit
kekhawatiran tapi dengan keukeuh jumeukeuh saya tepis rasa itu. Saya merasa
diri baik-baik dan sehat-sehat saja.
![]() | |
| Sumber : WWW.TROPICANASLIM.COM |
Suatu ketika kakak kok tumben-tumbenan membelikan mie instan
khusus buat saya. Kemasannya kok baru saat itu saya lihat. Saya cermati mereknya
LOW FAT NOODLES ROASTED DUCK TROPICANA SLIM. Hmmm…varian rasanya sungguh menggoda saya untuk mencicipinya karena tidak
ada di merk mi instan lain.
Tapi melihat produsennya nyaris membatalkan niat saya. Yang
saya tahu TROPICANA SLIM adalah merek
produk-produk makanan dan minuman untuk diet. Dalam bayangan saya yang namanya
makanan dan minuman untuk diet rasanya pasti tidak enak.
Bujuk rayu kakak yang semanis madu ditambah naluri kuat
sebagai pencinta mie instan sejati AKHIRNYA mengalahkan keenggangan saya. Singkat kata saat saya memasukkan suapan
pertama kok langsung mau suapan yang kedua, ketiga dan tahu-tahu …semua
isi mangkuk sudah pindah ke perut saya.
Jadi kesimpulannya? Rasanya enaaakk bangeett dan saya suka.
Karena penasaran kenapa kakak merekomendasikan MI KERING
TROPICANA SLIM, saya coba cari tahu lebih jauh di internet. Dari situ saya tahu
kalau dalam proses pembuatannya MI KERING TROPICANA SLIM ternyata dipanggang
bukannya digoreng seperti mi instan
lainnya sehingga kandungan lemaknya 3x lebih rendah dari pada mi instan lainnya.
Kalorinya juga rendah yaitu 2x lebih rendah dari mi instan merek lain. Yang
lebih penting lagi, kita tak perlu terlalu khawatir akan terkena hipertentensi.
Karena kadar garam pada MI KERING TROPICANA SLIM 2x lebih rendah dari mi instan
merek lain.
Jelas sudah terpampang nyata di depan mata deh kalau MI
KERING TROPICANA SLIM adalah mi instan
yang sehat.
Setelah tahu fakta-fakta tentang mi instan keluaran
TROPICANA SLIM ini saya memutuskan untuk mulai memindahka hati saya pada MI
KERING TROPICANA SLIM. Jujur belum bisa sepenuh hati karena saya masih sering
tergoda varian rasa dari mi instan merek lain.
![]() | |
| Sumber : WWW.TROPICANASLIM.COM |
Dua varian MI KERING TROPICANA SLIM yaitu ROAST DUCK LOW FAT NOODLES dan LESS FAT NOODLES AYAMBAKAR memang enak dan keduanya saya sukai. Tapi mudah-mudahan nantinya
TROPICANA SLIM mengeluarkan varian rasa lain. Sehingga makin banyak pilihan
bagi masyarakat yang ingin mengkonsumsi mi instan sehat dan bagi mereka yang
sedang berdiet tapi tetap bisa makan enak.
Saya tahu mengkonsumsi mi instan terlalu banyak
dalam jangka panjang memang tak baik untuk kesehatan. Tapi setelah kenal MI
KERING TROPICANA SLIM saya bisa bilang, “Makan MI KERING TROPICANA SLIM bikin
makan mi ga masalah doooonngg......"
1 komentar
Diposting oleh
wahjoe wigati's blog
di
08.01
GADGET, SILATURAHMI DAN BERBAGI KEBAHAGIAAN
Tapi benarkah saya sebegitu bosannya sampai merasa menjadi orang paling kesepian dan tak
bahagia di dunia? Tidak juga tuh. Beruntung saya mempunyai beberapa gadget yang meskipun tidak
canggih-canggih amat tapi membantu menghubungkan saya dengan dunia luar rumah.
Ditambah lagi, bermodalkan pengetahuan dasar tentang beberapa media social,
kebutuhan saya untuk bersosialisasi tetap terpenuhi. Rasa bosan, sepi dan
tersisih berganti bahagia setiap kali mendapat ‘kiriman’ lewat gadget-gadget
itu.
Obrolan singkat via handphone atau skype sudah pasti mampu menghapus rasa rindu
saya pada keluarga dan sanak saudara
yang kebetulan tinggal berjauhan dan jarang bisa berkumpul. Tapi sekedar chatting dan saling bertukar kabar, copy
paste kalimat-kalimat inspiratif, gambar-gambar lucu dan video yang menarik lewat
facebook, BBM atau WhatsApp sudah cukup membuat saya bahagiaaaaa sekali.
Kedengaran sepele ya. Tapi saya sungguh bahagia karena itu
membuktikan kalau orang-orang terdekat
tak melupakan saya. Silaturahmi dan komunikasi tetap terjalin meski secara
fisik tak berada di dekat saya. Rasa bahagia itu membuat semangat hidup saya
terus ada karena masih dianggap ‘ada’.
Saya menyadari tak semua orang beruntung berlimpah perhatian
dari orang-orang sekelilingnya. Beberapa teman penyandang disabilitas misalnya karena
beberapa hal tidak leluasa berhubungan dengan orang lain. Atau beberapa kenalan
berusia senja sering merasa sepi tanpa ada teman mengobrol karena anak dan
cucunya tak lagi tinggal bersama.
Karenanya masih mengandalkan gadget yang ada saya berusaha
untuk meluangkan waktu menyapa mereka. Sesekali saya menelepon Eyang Putri
kenalan saya untuk mendengarkan
curhatannya sembari menceritakan beberapa hal lucu yang dapat menghibur.
Nah, kalau dengan teman-teman yang masih muda dan jempolnya
masih gesit pencet-pencet gadget ya SMS-an, BBM-an atau WhatsApp-an yang sering
kami lakukan. Ini saya lakukan tak lain untuk membuat mereka merasakan perhatian
dan kebahagiaan seperti yang sudah saya rasakan.
Percaya atau tidak, apa yang saya lakukan justru membuahkan
kebaikan. Mendengar orang tertawa karena lelucon saya atau sekedar dapat tanda
jempol LIKE dan smiley menambah rasa
bahagia saya. Ya, saya sungguh makin bahagia karena merasa dihargai.
Pengalaman saya telah membuktikan berbagi bahagia bisa
dilakukan dengan cara sederhana yaitu terus menjalin silaturahmi. Beruntunglah
kita hidup di jaman modern. Perkembangan
teknologi informasi dan gadget memudahkan kita untuk bahagia bersama keluarga , bisa juga bahagia bersama sahabat meskipun tinggal berjauhan. Jadi semua orang, bagaimanapun
kondisinya, selama mempunyai gadget dan mampu menggunakannya bisa saling
bersilaturahmi untuk berbagi kebahagiaan . Cuma butuh niat meluangkan waktu
kok.
Semoga
tulisan yang saya ikutsertakan pada Kontes
SEO “Berbagi Bahagia Bersama tabloidnova.com ini bisa memberi inspirasi kebahagiaan kepada para pembaca. Dan mampu menggerakan nurani para pembaca
untuk memanfaatkan gadget, jempol dan mulut yang dimiliki untuk selalu
bersilaturahmi demi berbagi kebahagiaan.
0
komentar
Diposting oleh
wahjoe wigati's blog
di
00.33
POOPOOH WARISAN IBU
Kesal!!! Itu yang saya rasakan saat melihat ibu membawa pulang seekor anak kucing jantan yang dipungut dari jalan dekat rumah. Terbayang sudah kerepotan yang akan bertambah karena saat itu kami sudah memelihara dua anjing, Fafa dan Cookies.
Di rumah saya hanya tinggal berdua dengan ibu. Dengan kondisi saya sebagai penyandang disabilitas dan ibu yang berusia sepuh bukan hal mudah mengurus dua anjing yang sudah ada. Kami memang selalu berusaha mengurus semua peliharaan yang kami miliki tanpa terlalu bergantung pada pembantu. Memberi makan, memandikan termasuk membersihkan kotoran mereka selalu kami kerjakan berdua. Jadi kalau tambah peliharaan berarti tambah pekerjaan bukan?
Tapi ibu berkeras tetap memelihara anak kucing itu. Bahkan beliau menyuruh saya membujuk kucing yang masih takut didekati dan dipegang itu supaya mau makan. Saya yang pada dasarnya penyayang binatang terutama kucing semula memang merasa berat hati. Namun akhirnya justru jatuh hati pada anak kucing berbulu putih dan bermata biru itu. Oleh ibu, anak kucing itu dinamai si Putih sedang sata lebih suka memanggilnya Poopooh supaya kedengaran lebih imut gitchu he..he...he....
Sejak datang Poopooh memang senang mengikuti saya bahkan hingga ke kamar mandi! Yang lucu saat Poopooh memperhatikan saya pipis dikamar mandi, sejak itu ia selalu buang air di kamar mandi. Tentu saja hal ini memudahkan saya dan ibu membersihkan kotorannya. Wah makin tambah sayang deh saya pada Poopooh. Kakak-kakak anjingnya, Fafa dan Cookies, juga sayang padanya karena Poopooh termasuk kucing yang ramah. Hari demi hari Poopooh semakin besar, gemuk dan sehat. Tingkahnya yang lucu, menggemaskan dan kadang sedikit nakal sungguh mewarnai kehidupan saya dan ibu.Bulunya yang halus dan putih bersih serta mata birunya selalu menarik perhatian tamu yang bertandang ke rumah . Seringkali ia dikira kucing ras berharga mahal.
Tahun 2009 ibu jatuh sakit dan tak bisa berjalan lagi. Seakan mengerti penderitaan ibu, Poopooh sering menemani beliau tidur di kamar. Pada saat-saat terakhir hidup beliau, ibu tak lagi mengenali keadaan sekelilingnya termasuk kehadiran Poopooh. Sungguh menyedihkan saat melihat Poopooh mengeong-ngeong sambil menciumi wajah ibu seperti bertanya mengapa ia tak lagi disapa dan diajak bermain.
Hanya beberapa bulan ibu sakit sebelum akhirnya meninggal dunia. Selama beberapa waktu Poopooh sering keluar masuk kamar ibu. Barangkali dia bingung mencari ibu ya. Ditambah lagi dengan kematian Fafa sekitar sebulan sebelum kepergian ibu membuat Poopooh semakin murung. Badannya menjadi kurus karena sempat tak nafsu makan. Akhirnya saya sering membiarkan Cookies lebih sering berada di dalam rumah untuk menemaninya (anjing-anjing kami memang biasanya berada di halaman rumah). Syukurlah cara ini berhasil. Perlahan-lahan poopooh kembali ceria dan sehat.
Yang menarik Popooh menjadi lebih cerewet seperti emak-emak bawel semenjak ibu pergi. Setelah ibu tiada, saya memang lebih sering tinggal dan mengurus rumah sendirian. Sakit dan kelelahan karena melakukan pekerjaan rumah tangga sering saya rasakan dan tak jarang membuat saya jatuh. Anehnya Poopooh selalu langsung menghampiri saat saya jatuh meskipun tidak sedang berada di ruang yang sama. Sambil menghampiri ia mengeong-ngeong seakan bertanya,”Mak, kenapa? Sakit,mak? Bisa bangun,mak?” (Emang bener Poopooh ngomong itu? Ha..ha..ha...).
Dengan ngeongnya yang berisik dan tak henti pula Poopooh selalu mengingatkan saya yang sebetulnya masih ingin menonton TV supaya tak tidur terlalu larut. Ia baru berhenti mengeong kalau saya sudah masuk kamar tidur. Oh..oh..bawelnya emak kucingku yang gendut ini ;).
Sungguh saya tak menyangka seekor kucing bisa berprilaku seperti itu. Selama ini saya mengira hanya anjing yang bisa berprilaku sebagai penjaga dan pengasuh ownernya. Baru sekarang saya memahami mengapa ibu berkeras memelihara Poopooh. Mungkin beliau ingin memberi teman sepeninggal beliau pergi. Teman yang bisa menjaga saya terutama di dalam rumah, karena Cookies kan lebih seringberada di halaman.
Terima kasih Mam sudah mewariskan Poopooh,dan Cookies tentunya, buat menemani hari-hari saya dan memberi semangat setiap bangun pagi. Saya berjanji akan menjaga dan merawat Poopooh (dan Cookies) dengan baik.
Poopooh, kucing raksasa moeder, kucing gendut moeder.... moeder cayang kamu. (jangan sedih Cookiesku...nona hitam manis eksotisku...moeder juga cayang kamu kok). Jangan bosen nemenin moeder ya........
Postingan ini diikutsertakan dalam Giveaway AKU DAN PELIHARAANKUGiveaway AKU DAN PELIHARAANKU

KETUPAT , MAKANAN SARAT MAKNA
Semua makanan yang nikmat juga istimewa boleh saja tersedia. Tapi lebaran tanpa ketupat terasa tak lengkap. Ketupat, adalah salah satu makanan tradisional yang buat sebagian besar masyarakat Indonesia wajib disajikan di hari Lebaran.
![]() |
| sumber: www.commons.wikimedia.org |
Terbuat dari beras atau ketan yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa (janur) berbentuk kantong mirip segi tiga (triangular shape)atau segi empat ( square shape)dan kemudian ditanak menjadikan Ketupat sebagai makanan pengganti nasi. Ketupat nasi adalah sebutan ketupat yang terbuat dari beras , sedangkan yang terbuat dari ketan disebut ketupat pulut.tak disajikan sendiri saat Lebaran biasanya Ketupat dimakan dengan lauk opor ayam , sambal goreng ati krecek, sayur labu siam, sayur papaya muda godog atau rendang.
Meskipun sudah sering menyantapnya belum tentu semua orang Indonesia tahu asal usul Ketupat. Nah, karenanya saya ingin berbagi info hasil dari browsing sana sini segala hal tentang Ketupat .
Asal Usul Ketupat
Konon ketupat sebenarnya bekal yang dibawa oleh para nelayan yang hendak melaut. Janur pembungkus membuat Ketupat lebih awet dan tidak mudah basi jika dibawa melaut selama beberapa hari. Sehingga para nelayan suka berbekal ketupat ketimbang nasi yang lebih cepat basi.
Lantas bagaimana ceritanya bekal para nelayan itu berubah menjadi sajian khas hari raya? Adalah Sunan Kalijaga, orang yang diyakini pertama kali memperkenalkan tradisi KUPATAN (bahasa Jawa dari ketupat). Beliau yang kerap mengajarkan nilai-nilai Islam dipadukan dengan filosofi masyarakat jawa memperkenalkan budaya dua kali Bakda, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.
Ketupat Dan Filosofinya
Ketupat memang bukan makanan biasa. Ada banyak filosofi yang bisa dipelajari dari sebuah ketupat.
KETUPAT bukanlah sebuah istilah tanpa arti. Filosofi Islam dan budaya, khususnya budaya Jawa, diyakini mendasari pemberian nama makanan ini. Ada beberapa versi mengenai asal kata ketupat berkaitan dengan budaya Jawa.
Salah satu versi menyebutkan KUPAT berasal dari kata dalam bahasa Jawa KULO LEPAT, yang berarti “aku lupa, khilaf atau salah”. Makna KULO LEPAT adalah pengakuan kita sebagai insan yang tidak luput dari kesalahan dan perlu dimaafkan. Hal ini berkaitan erat dengan tradisi saling bermaaf-maafan saat Lebaran.
Versi lain berpendapat KETUPAT berasal dari kata TLUPAT. Yaitu singkatan dari kata TELU (tiga) dan PAPAT (empat) yang melambangkan Rukun Islam ketiga dan keempat yaitu puasa dan zakat yang biasa dilakukan umat Muslim saat bulan Ramadhan.
Namun ada pula yang mengaitkan KETUPAT dengan ËLAKU PAPATÍ atau empat tindakan pada tanggal 1 Syawal yang terdiri dari lebaran, luberan, leburan dan laburan.
Lebaran bermakna selesainya menjalankan ibadah puasa pada tanggal 1 Syawal .
Luberan yang berarti melimpah menyiratkan pesan untuk memberikan sebagian harta/sodaqoh kepada fakir miskin. Sedangkan leburan, merupakan harapan agar semua kesalahan dapat lebur (habis) dandimaafkan. Dan terakhir laburan memberikan pesan untuk senantiasa menjaga kebersihan lahir dan batin agar seputih kapur (labur dalam bahasa Jawa) setelah saling maaf memaafkan.
Luberan yang berarti melimpah menyiratkan pesan untuk memberikan sebagian harta/sodaqoh kepada fakir miskin. Sedangkan leburan, merupakan harapan agar semua kesalahan dapat lebur (habis) dandimaafkan. Dan terakhir laburan memberikan pesan untuk senantiasa menjaga kebersihan lahir dan batin agar seputih kapur (labur dalam bahasa Jawa) setelah saling maaf memaafkan.
Bahasa Jawa ternyata bukan satu-satunya asal kata ketupat. Menurut sebuah sumber kata ÌNGUPATÎ yang berarti membicarakan keburukan orang lain adalah asal kata kupat atau ketupat dalam bahasa Sunda . Pesan yang bisa diambil dari sini adalah agar setelah bermaaf-maafan kita tak lagi mengungkit dan membicarakan kesalahan orang lain.
![]() |
| sumber: ketupat-big |
Pendapat yang menyebutkan kalau KUPAT merupakan serapan dari kata KUFFAT turut memperkaya versi asal kata ketupat. KUFFAT dalam bahasa Arab berarti “sepenuh harapan”. Pemahaman ini tentu tak lepas dari keyakinan dan harapan umat muslim untuk kembali ke fitrah setelah berpuasa selama bulan Ramadhan.
Sungguh istimewa makanan yang satu ini. Bukan hanya asal katanya namun anyaman janur pembungkus ketupat pun mengandung makna. Filosofi Jawa mempercayai beras ketupat melambangkan nafsu dunia. Sedangkan janur adalah singkatan dari ëjatining nurí yang berarti hati nurani. Jadi bisa disimpulkan pesan yang terkandung dalam sebuah ketupat kira-kira adalah setiap orang itu harus bisa menggunakan hati nurani untuk menutupi nafsu-nafsu dunia yang merusak sehingga bisa tetap mengendalikan diri.
Ketupat Di Mancanegara
Jangan sombong dulu menganggap Ketupat hanya ada di Indonesia. Karena ternyata ketupat juga dikonsumsi masyarakat di beberapa Negara . Brunei, Malaysia, Singapura dan Filipina adalah Negara-negara yang masyarakatnya juga lazim menyajikan ketupat di saat hari raya.
Seperti di Indonesia , ketupat mempunyai sebutan yang sama di Brunei, Malaysia dan Singapura. Kalaupun ada sedikit perbedaan yaitu sebutan orang Malaysia untuk ketupat yang terbuat dari ketan/pulut yaitu ketupat daun palas.
Sedangkan di Filipina ketupat mempunyai sebutan berbeda di beberapa daerah. M,asyarakat daerah Kapampangan dan Pangasinan menyebut ketupat dengan Patupat. Di Cebuano disebut pusô , di Hiligaynon dinamakan bugnóy sedangkan ta’mu adalah sebutan ketupat di Tausug.
Kita boleh berbangga hati memiliki ketupat sebagai bagian kuliner tradisional Indonesia. Bisa dibilang ketupat bukan sekedar makanan tapi sebuah karya seni. Tidak semua orang bisa membuat ketupat yang bagus dan enak, diperlukan ketrampilan khusus, ketekunan dan yang pasti kesabaran. Bayangkan saja, untuk sebagian besar orang menganyam janur bukan perkara gampang. belum lagi memasukkan beras ke anyaman janur harus dengan takaran pas supaya bagus bentuknya saat matang nanti. Proses memasak yang lama mengharuskan pembuat ketupat mempunyai persediaan rasa sabar yangn tak sedikit. Wuih rumit sekali ya.
Kerumitan proses pembuatan dan filosofi yang lekat dengannya membuat ketupat pantas dijadikan hidangan wajib saji di hari Lebaran. Bukan hanya sebagai penghargaan atas usaha kita berpuasa selama bulan Ramadhan tetapi filosofinya yang baik itu lho juga bisa memperkaya iman.
Selamat menikmati ketupat, makanan special sarat makna.
Langganan:
Postingan (Atom)





