This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS
SAYA #BahagiadiRumah BILA BERSAMA POOPOOH DAN COOKIES

Poopooh si kucing putih dan Cookies si anjing heboh adalah dua hewan peliharaan yang menemani saya di rumah. Maklumlah sebagai lajang saya tinggal sendirian jauh dari keluarga,.
Seperti memiliki anak, saya berkomitmen mengurus mereka sendiri dengan baik. Mulai dari memberi makan, memandikan bahkan membersihkan kotoran mereka, saya lakukan sendiri.Saking sayangnya pada dua hewan peliharaan ini sering saya merasa enggan berlama-lama pergi meninggalkan rumah.  Rasanya khawatir mereka akan lapar dan terlantar kalau saya terlambat pulang.
Tapi saya tak keberatan kok pulang cepat demi mereka. Sambutan meriah selalu saya dapatkan setiap kali tiba di rumah. Cookies yang melonjak-lonjak sambil mengibas-ngibaskan ekornya dan Poopooh yang menggesek-gesek manja di kaki saya membuat rasa penat setelah bepergian sirna. Senang dan bahagia sekali rasanya ada yang menunggu kedatangan saya di rumah.
Poopooh dan Cookies bukan sekedar teman bermain dan penjaga rumah bagi saya. Saat galau dan risau mendera, sering saya curhat kepada mereka. Buat sebagian orang mungkin tindakan saya dianggap aneh atau gila ya. Tapi saya tak peduli
Saya tahu mereka tak mengerti omongan saya. Tapi yang jelas setelah curhat rasanya perasaan menjadi lega dan tenang. Apalagi kalau setelah itu melihat mereka main berdua. Risau dan galau sirna, meski hanya sebentar, berganti dengan rasa geli melihat tingkah lucu mereka.
Saya menyadari sebagai mahluk sosial saya tetap perlu bergaul dengan orang lain. Keberadaan Poopooh dan Cookies tak bisa menggantikan perlunya kehadiran teman dan keluarga dalam keseharian saya.
Tetapi justru saat galau dan merasa kesepian karena tak ada teman atau keluarga yang menemani, keberadaan Poopooh dan Cookies menyadarkan saya kalau Tuhan tak pernah benar-benar meninggalkan kita sendiri.
Poopooh, Cookies, hewan peliharaan lain bahkan hewan lain yang ada di sekitar kita diciptakan Tuhan untuk bisa menjadi teman kita di dunia. Kebahagiaan tak hanya bersumber dari kehadiran banyak orang atau materi yang kita miliki tetapi dapat juga dari keberadaan mahluk lain ciptaan Tuhan. Tinggal kita yang menentukan maukah n menerima anugrah Tuhan tersebut.
Dan sungguh saya memilih bersyukur Tuhan menciptakan Poopooh dan Cookies. Kehadiran mereka memberikan banyak keceriaan dan kebahagiaan meski saya tinggal sendiri di rumah. 0 komentar

MI KERING TROPICANA SLIM, BIKIN MAKAN MI GAK MASALAH DONG




Saya adalah penggemar berat mie instan. Apapun mereknya, tak peduli varian rasanya, baik mie kuah maupun mie goreng pokoknya selama masih termasuk mie instan pasti saya suka. Saking doyannya , hamper setiap hari saya menyantap mie instan. Buat saya mie instant sudah seperti makanan pokok pendamping ASI …eh maksudnya nasi.
Keluarga dan teman-teman cuma bisa geleng-geleng kepala setiap melihat saya makan mie instan. Berkali-kali mereka menanyakan apakah saya tidak pernah bosan menyantapnya. Dan berkali-kali pula dengan lantang saya jawab TIDAK.
Oh ya, saya memang biasa memasak mie instant sendiri dengan berbagai pelengkapnya. Kalau misalnya hari ini masak mie dengan tambahan sawi dan telur, besoknya saya beri potongan sosis, lusa giliran bakso yang melengkapi. Begitu seterusnya pokoknya bervariasi.
Singkatnya saya buat mie instant itu menjadi makanan paling maknyooss, sehat dan bergizi. Tentu sehat dan  bergizi menurut versi saya ya he…he…he….
Variasi tambahan mie instant itu pula yang saya jadikan dalih saat keluarga dan teman-temang mengatakan mie instant itu makanan tak bergizi. Sampai bosan mereka menasehati untuk mengurangi konsumen mie instan. Semua saran cuma lewat bagai angin lalu di telinga saya.
Saya bukan tak tahu beberapa mitos tentang mie instan seperti mie instan yang mengandung lilin, kalau kebanyakan mengkonsumsi mie instan bisa menyebabkan masalah pencernaan dan mitos-mitos lainnya. Tapi saya selalu mencari pembenaran kalau kebiasaan makan mie instan tak berdampak buruk. Sejujurnya saya pernah menemukan fakta kalau mie instan biasanya berkadar garam tinggi yang berpotensi menyebabkan hipertensi dan mempunyai kalori dan kadar lemak tinggi yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Sempat sih terbersit kekhawatiran tapi dengan keukeuh jumeukeuh saya tepis rasa itu. Saya merasa diri baik-baik dan sehat-sehat saja.
Sumber : WWW.TROPICANASLIM.COM
Suatu ketika kakak kok tumben-tumbenan membelikan mie instan khusus buat saya. Kemasannya kok baru saat itu saya lihat. Saya cermati mereknya  LOW FAT NOODLES ROASTED DUCK TROPICANA SLIM. Hmmm…varian rasanya sungguh menggoda saya untuk mencicipinya karena tidak ada di merk mi instan lain.
Tapi melihat produsennya nyaris membatalkan niat saya. Yang saya  tahu TROPICANA SLIM adalah merek produk-produk makanan dan minuman untuk diet. Dalam bayangan saya yang namanya makanan dan minuman untuk diet rasanya pasti tidak enak.
Bujuk rayu kakak yang semanis madu ditambah naluri kuat sebagai pencinta mie instan sejati AKHIRNYA mengalahkan keenggangan saya.  Singkat kata saat saya memasukkan suapan pertama kok langsung mau suapan yang kedua, ketiga dan tahu-tahu …semua isi  mangkuk sudah pindah ke perut saya. Jadi kesimpulannya? Rasanya enaaakk bangeett dan saya suka.
Karena penasaran kenapa kakak merekomendasikan MI KERING TROPICANA SLIM, saya coba cari tahu lebih jauh di internet. Dari situ saya tahu kalau dalam proses pembuatannya MI KERING TROPICANA SLIM ternyata dipanggang bukannya digoreng seperti  mi instan lainnya sehingga kandungan lemaknya 3x lebih rendah dari pada mi instan lainnya. Kalorinya juga rendah yaitu 2x lebih rendah dari mi instan merek lain. Yang lebih penting lagi, kita tak perlu terlalu khawatir akan terkena hipertentensi. Karena kadar garam pada MI KERING TROPICANA SLIM 2x lebih rendah dari mi instan merek lain.
Jelas sudah terpampang nyata di depan mata deh kalau MI KERING TROPICANA SLIM  adalah mi instan yang sehat.
Setelah tahu fakta-fakta tentang mi instan keluaran TROPICANA SLIM ini saya memutuskan untuk mulai memindahka hati saya pada MI KERING TROPICANA SLIM. Jujur belum bisa sepenuh hati karena saya masih sering tergoda varian rasa dari mi instan merek lain.
Sumber : WWW.TROPICANASLIM.COM
Dua varian MI KERING TROPICANA SLIM yaitu ROAST DUCK LOW FAT NOODLES dan LESS FAT  NOODLES AYAMBAKAR memang enak dan keduanya saya sukai. Tapi mudah-mudahan nantinya TROPICANA SLIM mengeluarkan varian rasa lain. Sehingga makin banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin mengkonsumsi mi instan sehat dan bagi mereka yang sedang berdiet tapi tetap bisa makan enak.
Saya tahu mengkonsumsi mi instan terlalu banyak dalam jangka panjang memang tak baik untuk kesehatan. Tapi setelah kenal MI KERING TROPICANA SLIM saya bisa bilang, “Makan MI KERING TROPICANA SLIM bikin makan mi ga masalah doooonngg......" 1 komentar

GADGET, SILATURAHMI DAN BERBAGI KEBAHAGIAAN



Sebagai penyandang disabilitas yang mempunyai keterbatasan, bepergian ke luar rumah bukan hal yang sering saya lakukan. Tak bisa dipungkiri rasa bosan pasti ada karena hampir setiap hari  pemandangan yang dilihat selalu sama. Kalau bukan perabot rumah yang itu-itu saja atau dua hewan kesayangan saya, ya… lagi-lagi si mbak yang membantu di rumah. Syukur-syukur ada tamu yang bertandang berarti ada variasi pemandangan.
Tapi benarkah saya sebegitu bosannya sampai  merasa menjadi orang paling kesepian dan tak bahagia di dunia? Tidak juga tuh. Beruntung saya mempunyai  beberapa gadget yang meskipun tidak canggih-canggih amat tapi membantu menghubungkan saya dengan dunia luar rumah. Ditambah lagi, bermodalkan pengetahuan dasar tentang beberapa media social, kebutuhan saya untuk bersosialisasi tetap terpenuhi. Rasa bosan, sepi dan tersisih berganti bahagia setiap kali mendapat ‘kiriman’ lewat gadget-gadget itu.
Obrolan singkat via handphone atau  skype sudah pasti mampu menghapus rasa rindu saya pada  keluarga dan sanak saudara yang kebetulan tinggal berjauhan dan jarang bisa berkumpul. Tapi sekedar  chatting dan saling bertukar kabar, copy paste kalimat-kalimat inspiratif, gambar-gambar lucu dan video yang menarik lewat facebook, BBM atau WhatsApp sudah cukup membuat saya bahagiaaaaa sekali.
Kedengaran sepele ya. Tapi saya sungguh bahagia karena itu membuktikan kalau  orang-orang terdekat tak melupakan saya. Silaturahmi dan komunikasi tetap terjalin meski secara fisik tak berada di dekat saya. Rasa bahagia itu membuat semangat hidup saya terus ada karena masih dianggap ‘ada’.
Saya menyadari tak semua orang beruntung berlimpah perhatian dari orang-orang sekelilingnya. Beberapa teman penyandang disabilitas misalnya karena beberapa hal tidak leluasa berhubungan dengan orang lain. Atau beberapa kenalan berusia senja sering merasa sepi tanpa ada teman mengobrol karena anak dan cucunya tak lagi tinggal bersama.
Karenanya masih mengandalkan gadget yang ada saya berusaha untuk meluangkan waktu menyapa mereka. Sesekali saya menelepon Eyang Putri kenalan saya  untuk mendengarkan curhatannya sembari menceritakan beberapa hal lucu yang dapat menghibur.
Nah, kalau dengan teman-teman yang masih muda dan jempolnya masih gesit pencet-pencet gadget ya SMS-an, BBM-an atau WhatsApp-an yang sering kami lakukan. Ini saya lakukan tak lain untuk membuat mereka merasakan perhatian dan kebahagiaan seperti yang sudah saya rasakan.
Percaya atau tidak, apa yang saya lakukan justru membuahkan kebaikan. Mendengar orang tertawa karena lelucon saya atau sekedar dapat tanda jempol LIKE  dan smiley menambah rasa bahagia saya. Ya, saya sungguh makin bahagia karena merasa dihargai.
Pengalaman saya telah membuktikan berbagi bahagia bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu terus menjalin silaturahmi. Beruntunglah kita hidup di jaman modern.  Perkembangan teknologi informasi dan gadget memudahkan kita untuk bahagia bersama keluarga , bisa juga bahagia bersama sahabat meskipun tinggal berjauhan. Jadi semua orang, bagaimanapun kondisinya, selama mempunyai gadget dan mampu menggunakannya bisa saling bersilaturahmi untuk berbagi kebahagiaan . Cuma butuh niat meluangkan waktu kok.
Semoga tulisan yang saya ikutsertakan pada  Kontes SEO “Berbagi Bahagia Bersama tabloidnova.com ini bisa memberi inspirasi kebahagiaan kepada para pembaca. Dan mampu menggerakan nurani para pembaca untuk memanfaatkan gadget, jempol dan mulut yang dimiliki untuk selalu bersilaturahmi demi berbagi kebahagiaan.
0 komentar

POOPOOH WARISAN IBU

Kesal!!! Itu yang saya rasakan saat melihat ibu membawa pulang seekor anak kucing jantan yang dipungut  dari jalan dekat rumah.  Terbayang sudah kerepotan yang akan bertambah karena saat itu kami sudah memelihara  dua anjing, Fafa dan Cookies.
Di rumah saya hanya tinggal berdua dengan ibu.  Dengan kondisi saya sebagai penyandang disabilitas dan ibu yang berusia sepuh bukan hal mudah mengurus dua anjing yang sudah ada. Kami memang selalu berusaha mengurus semua peliharaan yang kami miliki tanpa terlalu bergantung pada  pembantu. Memberi makan, memandikan termasuk membersihkan kotoran mereka selalu kami kerjakan berdua. Jadi kalau tambah peliharaan berarti tambah pekerjaan bukan?
Tapi ibu berkeras tetap memelihara anak kucing itu. Bahkan beliau menyuruh saya membujuk kucing yang masih takut didekati dan dipegang itu supaya mau makan. Saya yang pada dasarnya penyayang binatang terutama kucing semula memang merasa berat hati. Namun akhirnya justru jatuh hati  pada anak kucing berbulu  putih dan bermata biru itu. Oleh ibu, anak kucing itu dinamai si Putih sedang sata lebih suka memanggilnya Poopooh supaya kedengaran lebih imut gitchu he..he...he....
Sejak datang Poopooh memang senang mengikuti saya bahkan hingga ke kamar mandi! Yang lucu saat Poopooh  memperhatikan saya pipis dikamar mandi, sejak itu ia selalu buang air di kamar mandi. Tentu saja hal ini memudahkan saya dan ibu membersihkan kotorannya. Wah makin tambah sayang deh saya pada Poopooh. Kakak-kakak anjingnya, Fafa dan Cookies, juga sayang padanya karena Poopooh termasuk kucing yang ramah. Hari demi hari  Poopooh semakin besar, gemuk dan sehat. Tingkahnya yang lucu, menggemaskan dan kadang sedikit nakal sungguh mewarnai kehidupan saya dan ibu.Bulunya yang halus dan putih bersih serta mata birunya selalu menarik perhatian tamu yang bertandang ke rumah . Seringkali ia dikira kucing ras berharga mahal.
Tahun 2009 ibu jatuh sakit dan tak bisa berjalan lagi. Seakan mengerti penderitaan ibu, Poopooh sering menemani beliau tidur di kamar. Pada saat-saat terakhir hidup beliau, ibu tak lagi mengenali keadaan sekelilingnya termasuk kehadiran Poopooh. Sungguh menyedihkan saat melihat Poopooh mengeong-ngeong sambil menciumi wajah ibu  seperti bertanya mengapa ia tak lagi disapa dan diajak bermain.
Hanya beberapa bulan ibu sakit sebelum akhirnya meninggal dunia. Selama beberapa waktu Poopooh sering keluar masuk kamar ibu. Barangkali dia bingung mencari  ibu ya. Ditambah lagi dengan kematian Fafa sekitar sebulan sebelum kepergian ibu membuat Poopooh semakin murung. Badannya menjadi kurus karena sempat tak nafsu makan. Akhirnya saya sering membiarkan Cookies lebih sering berada di dalam rumah untuk menemaninya (anjing-anjing kami memang biasanya berada di halaman rumah). Syukurlah cara ini berhasil. Perlahan-lahan poopooh kembali ceria dan sehat.
Yang menarik Popooh menjadi lebih  cerewet seperti emak-emak bawel semenjak ibu pergi.  Setelah ibu tiada, saya memang lebih sering tinggal dan mengurus rumah sendirian. Sakit dan kelelahan karena melakukan pekerjaan rumah tangga sering saya rasakan dan tak jarang membuat saya jatuh. Anehnya Poopooh  selalu langsung menghampiri saat saya jatuh meskipun tidak sedang berada di ruang yang sama. Sambil menghampiri ia mengeong-ngeong seakan bertanya,”Mak, kenapa? Sakit,mak? Bisa bangun,mak?” (Emang bener Poopooh ngomong itu? Ha..ha..ha...).
Dengan ngeongnya yang berisik dan tak henti pula Poopooh  selalu mengingatkan saya yang sebetulnya masih ingin menonton TV supaya tak tidur terlalu larut. Ia baru berhenti mengeong kalau saya sudah masuk kamar tidur. Oh..oh..bawelnya emak kucingku yang gendut ini ;).
Sungguh saya tak menyangka seekor kucing bisa berprilaku seperti itu. Selama ini saya mengira hanya anjing yang bisa berprilaku sebagai penjaga dan pengasuh ownernya. Baru sekarang saya memahami mengapa ibu berkeras memelihara Poopooh. Mungkin beliau ingin memberi teman sepeninggal beliau pergi. Teman yang bisa menjaga saya terutama di dalam rumah, karena Cookies kan lebih seringberada di halaman.
Terima kasih Mam sudah mewariskan Poopooh,dan Cookies tentunya, buat menemani hari-hari saya dan memberi semangat setiap bangun pagi. Saya berjanji akan menjaga dan merawat Poopooh (dan Cookies) dengan baik.
Poopooh, kucing raksasa moeder, kucing gendut moeder.... moeder cayang kamu. (jangan sedih Cookiesku...nona hitam manis eksotisku...moeder juga cayang kamu kok). Jangan bosen nemenin moeder ya........
Postingan ini diikutsertakan dalam Giveaway AKU DAN PELIHARAANKUGiveaway AKU DAN PELIHARAANKU

2 komentar

KETUPAT , MAKANAN SARAT MAKNA

Semua makanan yang nikmat juga istimewa boleh saja tersedia. Tapi lebaran tanpa ketupat terasa tak  lengkap. Ketupat, adalah salah satu makanan tradisional yang buat sebagian besar masyarakat Indonesia wajib disajikan di hari Lebaran.
sumber: www.commons.wikimedia.org
Terbuat dari beras atau ketan yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa (janur) berbentuk kantong mirip segi tiga (triangular shape)atau segi empat ( square shape)dan kemudian ditanak menjadikan Ketupat sebagai  makanan pengganti nasi. Ketupat nasi adalah sebutan ketupat yang terbuat dari beras , sedangkan yang terbuat dari ketan disebut ketupat pulut.tak disajikan sendiri saat Lebaran biasanya Ketupat dimakan dengan lauk opor ayam , sambal goreng ati krecek,  sayur labu siam, sayur papaya muda godog atau rendang.
Meskipun sudah sering menyantapnya belum tentu semua orang Indonesia tahu asal usul Ketupat. Nah, karenanya saya ingin berbagi info hasil dari browsing sana sini segala hal tentang Ketupat .
Asal Usul Ketupat
Konon ketupat sebenarnya bekal yang  dibawa oleh para nelayan yang hendak melaut. Janur pembungkus membuat Ketupat lebih awet dan tidak mudah basi jika dibawa melaut selama beberapa hari. Sehingga para nelayan suka berbekal ketupat ketimbang nasi yang lebih cepat basi.
Lantas bagaimana ceritanya bekal para nelayan itu berubah menjadi sajian khas hari raya? Adalah Sunan Kalijaga, orang yang diyakini pertama kali memperkenalkan  tradisi KUPATAN (bahasa Jawa dari ketupat). Beliau yang kerap mengajarkan nilai-nilai Islam dipadukan dengan filosofi masyarakat  jawa memperkenalkan budaya dua kali Bakda, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.
Ketupat Dan Filosofinya
Ketupat memang bukan makanan biasa. Ada banyak filosofi yang bisa dipelajari dari sebuah ketupat.
KETUPAT bukanlah sebuah istilah tanpa arti. Filosofi Islam dan budaya, khususnya budaya Jawa, diyakini mendasari pemberian nama makanan ini. Ada beberapa versi mengenai asal kata  ketupat berkaitan dengan budaya Jawa.
Salah satu versi menyebutkan KUPAT berasal dari kata dalam bahasa Jawa KULO LEPAT, yang berarti “aku lupa, khilaf atau salah”. Makna  KULO LEPAT  adalah pengakuan kita sebagai insan yang tidak luput dari kesalahan dan perlu dimaafkan. Hal ini berkaitan erat dengan tradisi saling bermaaf-maafan saat Lebaran.
Versi lain berpendapat KETUPAT berasal dari kata TLUPAT. Yaitu singkatan dari kata TELU (tiga) dan PAPAT (empat) yang melambangkan Rukun Islam ketiga dan keempat yaitu puasa dan zakat yang biasa dilakukan umat Muslim saat bulan Ramadhan.
Namun ada pula yang mengaitkan KETUPAT dengan ËLAKU PAPATÍ atau empat tindakan pada tanggal 1 Syawal yang terdiri dari lebaran, luberan, leburan dan laburan.
Lebaran bermakna selesainya menjalankan ibadah  puasa pada tanggal 1 Syawal .
Luberan yang berarti melimpah menyiratkan pesan untuk memberikan sebagian harta/sodaqoh kepada fakir miskin.  Sedangkan leburan, merupakan harapan agar semua kesalahan dapat lebur (habis) dandimaafkan. Dan terakhir laburan memberikan pesan untuk senantiasa menjaga kebersihan lahir dan batin agar seputih kapur (labur dalam bahasa Jawa) setelah saling maaf memaafkan.
Bahasa Jawa ternyata bukan satu-satunya asal kata ketupat. Menurut sebuah sumber kata ÌNGUPATÎ yang berarti membicarakan keburukan orang lain adalah asal kata kupat atau  ketupat dalam bahasa Sunda . Pesan yang bisa diambil dari sini adalah agar setelah bermaaf-maafan kita tak lagi mengungkit dan membicarakan kesalahan orang lain.
sumber: ketupat-big
Pendapat yang menyebutkan kalau KUPAT merupakan serapan dari kata KUFFAT  turut memperkaya versi asal kata ketupat. KUFFAT dalam bahasa Arab berarti “sepenuh harapan”. Pemahaman ini tentu tak lepas dari keyakinan dan harapan umat muslim untuk kembali ke fitrah setelah berpuasa selama bulan Ramadhan.
Sungguh istimewa makanan yang satu ini. Bukan hanya asal katanya namun anyaman janur pembungkus ketupat pun mengandung makna. Filosofi Jawa mempercayai beras ketupat melambangkan nafsu dunia. Sedangkan janur adalah singkatan dari ëjatining nurí yang berarti hati nurani. Jadi bisa disimpulkan pesan yang terkandung dalam sebuah ketupat kira-kira adalah setiap orang itu harus bisa menggunakan hati nurani untuk menutupi nafsu-nafsu dunia yang merusak sehingga bisa tetap mengendalikan diri.
Ketupat Di Mancanegara
Jangan sombong dulu menganggap Ketupat hanya ada di Indonesia. Karena ternyata ketupat juga dikonsumsi masyarakat di beberapa Negara  . Brunei, Malaysia, Singapura dan Filipina adalah Negara-negara yang masyarakatnya juga lazim menyajikan ketupat  di saat hari raya.
Seperti di Indonesia , ketupat mempunyai sebutan yang sama di   Brunei, Malaysia dan Singapura. Kalaupun ada sedikit perbedaan yaitu sebutan orang Malaysia untuk ketupat yang terbuat dari ketan/pulut yaitu ketupat daun palas.
Sedangkan di Filipina ketupat mempunyai sebutan berbeda di beberapa daerah. M,asyarakat daerah Kapampangan dan Pangasinan menyebut ketupat dengan Patupat. Di  Cebuano disebut  pusô , di Hiligaynon dinamakan  bugnóy sedangkan ta’mu adalah sebutan ketupat di Tausug.
Kita boleh berbangga hati memiliki ketupat sebagai bagian kuliner tradisional Indonesia. Bisa dibilang ketupat bukan sekedar makanan tapi sebuah karya seni. Tidak  semua orang bisa membuat ketupat yang bagus dan enak, diperlukan ketrampilan khusus, ketekunan dan yang pasti kesabaran.  Bayangkan saja, untuk sebagian besar orang menganyam janur bukan perkara gampang. belum lagi memasukkan beras ke anyaman janur  harus dengan takaran pas supaya bagus bentuknya saat matang nanti. Proses memasak yang lama mengharuskan pembuat ketupat mempunyai persediaan rasa sabar yangn tak sedikit. Wuih rumit sekali ya.
 Kerumitan proses pembuatan dan filosofi yang lekat dengannya membuat ketupat pantas dijadikan hidangan wajib saji di hari Lebaran. Bukan hanya sebagai penghargaan atas usaha kita berpuasa selama bulan Ramadhan tetapi  filosofinya yang baik itu lho  juga bisa memperkaya iman.
Selamat menikmati ketupat, makanan special sarat makna.
 (Diolah dari berbagai sumber) 
1 komentar