This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

PANDANGAN MIRING MASYARAKAT TERHADAP DISABILITAS

Kontes Blogging Kartunet 2011
Jika dibandingkan dengan warga negara Indonesia yang lain para penyandang disabilitas, baik secara sengaja atau tidak, sering mendapat perlakuan sebagai warga kelas dua. Keterbatasan fisik sering menyulitkan mereka mendapatkan hak-hak sebagai warga Negara.
Kesulitan menuntut ilmu di lembaga pendidikan umum, memperoleh pelayanan kesehatan yang kurang memuaskan , kesulitan bersaing di pasar tenaga kerja atau kesulitan menggunakan fasilitas umum yang tidak memberikan aksesibilitas adalah beberapa permasalahan yang kerap dihadapi para penyandang disabilitas. Anggapan sebagian masyarakat bahwa disabilitas merupakan suatu aib atau kutukan dan keberadaan penyandang disabilitas merupakan beban, semakin membatasi ruang gerak para penyandang disabilitas untuk lebih aktif terlibat dalam berbagai bidang kehidupan di lingkungan sekitarnya.
Lantas apakah langsung bisa disimpulkan ketidakpedulian masyarakat itu sungguh bersumber dari kepicikan dan kebekuan hati masyarakat?
Sebagai seorang tuna daksa saya mencoba tidak berprasangka buruk. Saya cenderung berpendapat bahwa ketidakpedulian dan pandangan miring sebagian besar masyarakat terhadap isu disabilitas lebih disebabkan ketidakpahaman mereka. Beberapa orang pernah bercerita mereka pernah terpaksa tidak menyapa bahkan tidak menolong penyandang disabilitas yang ditemui karena takut menyinggung atau tanpa sengaja menyakiti mereka.
Lebih jauh saya berpikir bagaimana masyarakat tahu cara berinteraksi dan memperlakukan dengan benar para penyandang disabilitas kalau arti kata disabilitas saja banyak diantara mereka tidak tahu (kalau nggak percaya, coba deh tanya ke orang-orang sekeliling Anda).
Tak dipungkiri upaya sosialisasi isu disabillitas sudah banyak dilakukan. Tapi sayang kegiatan sosialisasi lebih sering bersifat seremonial pada saat-saat terten tu misalnya pada peringatan HIPENCA (Hari Internasional Penyandang Cacat) dan pada forum resmi. Kalaupun ada kegiatan-kegiatan yang tak terlalu resmi lebih banyak berupa pameran dan pertunjukan kebolehan para penyandang disabilittas dimana umpan balik berupa pujian dan kekaguman dari masyarakat hanya didapat saat kegiatan berlangsung. Jadi bisa dibilang kegiatan sosialisasai tersebut hanya menjangkau kelompok masyarakat tertentu dan umpan baliknya hanya dirasakan sementara.
Tanpa bermaksud mengkritisi atau tak menghargai berbagai upaya sosialisasi yang sudah dilakukan, menurut saya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengubah pandangan miring masyarakat terhadap isu disabilitas.

Pentingnya Dukungan Keluarga
Bagaimana mungkin masyarakat mau peduli terhadap keberadaan para penyandang disabilitas kalau keluarga mereka sendiri menolak dan mengabaikan mereka. Padahal keluarga dan orang-orang terdekat adalah guru dan suporter utama para penyandang disabiltas untuk siap terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan tidak menyembunyikan anggotanya yang menyandang disabilitas, keluarga dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa disabilitas bukanlah suatu aib.
Kesediaan keluarga mengikutsertakan anggotanya yang menyandang disabilitas dalam kehidupan bermasyarakat secara tidak langsung mendidik atau memberi informasi kepada masyarakat tentang jenis-jenis disabilitas dan cara berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Jadi tanpa disadari kelurga telah juga telah melakukan sosialsasi kan?

Cara Sederhana Lebih Efektif
Orang lebih mudah memahami suatu informasi yang disampaikan dengan cara-cara sederhana yang menyenangkan. Ketimbang selalu melakukan sosialisaasi melalui forum resmi yang juga menggunakan bahasa resmi, mengapa tak mencoba cara yang menghibur dan mendidik yang bisa dilakukan pada berbagai kesempatan.
Salah satu contohnya lewat permainan dimana satu orang menadi tuna netra dan seorang lagi menuntunnya. Lewat permainan ini orang bisa merasakan sulitnya tak memiliki indra penglihatan dan juga bisa mempelajari cara yang benar menuntun tuna netra. Permainan yang bisa menjadi acara selingan pada suatu kegiatan ini bisa divariasikan sesuai dengan pesertanya.Dan akan lebih baik jika saat itu disertakan pula seorang penyandang disabilitas sehingga peserta dapat belajar cara berinteraksi dengan penyandang disabilitas jenis tertentu.
Diharapkan sosialisasi semacam ini dapat menjangkau lebih banyak kalangan dan tingkatan usia.

Ada Kemauan Untuk Berubah
Pandangan miring masyarakat terhadap masalah disabilitas takkan pernah berubah selama tidak ada kemauan dari berbagai pihak. Pemerintah sebagai pembuat kebijakan yang berhubungan dengan hak-hak para penyandang disabilitas sebaiknya mulai lebih tegas mengawasi penerapan kebijakan tersebut dan memberi dalam sosialisasi isu disabilitas.
Lembaga-lembaga yang peduli isu disabilitas jangan pernah berhenti melakukan sosiialisasi dengan cara-cara yang kreatif agar masyarakat senantiasa mendapatkan infomasi yang tepat. Masyarakat pun harus mulai membuka diri menerima keberadaan para penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan meskipun dengan cara-cara mereka yang mungkin selama ini dianggap tak lazim, aneh atau unik misalnya berjalan dengan cara ngesot atau berbicara dengan bahasa isyarat sebagai hal yang justru memperkaya kehidupan bermasyarakat.
Saya yakin kalau semua pihak punya kemauan untuk berubah menjadi lebih baik, maka penyandang disabilitas yang semula diangap beban justru dapat menjadi sebuah potensi untuk membangun masyarakat yang lebih baik .

Sikap Dan Pikiran Positif Penyandang Disabilitas
Bukan saatnya lagi para penyandang disabilitas bersikap pasif tak melakukan apa-apa kalau menginginkan keberadaan mereka diterima dan dihargai masyarakat. Meski tak semua kelompok masyarakat bisa langsung menerima tapi tak ada salahnya jika para penyandang disabiltas terus mencoba membaur dan terlibat dalam berbagai aktivitas di masyarakat sesuai kondisi dan kemampuan mereka. Dengan terus menggunakan cara-cara unik dalam beraktivitas sehari-hari serta kreatif mengatasi hambatan akibat ketiadaan fasilitas yang memberikan aksesibilitas. para penyandang disabilitas justru dapat membuktikan keberadaan mereka bisa memberikan warna pada kehidupan bermasyarakat.
Tanpa bersikap terlalu menuntut, para penyandang disabilitas boleh kok menyampaikan apa yang sesungguhnya mereka butuhkan untuk memudahkan beraktivitas, dalam hal ini berupa fasilitas, bantuan atau perlakuan khusus. Memang belum tentu semua kebutuhan tersebut langsung terpenuhi. Tapi setidak-tidaknya masyarakat mendapatkan gambaran dan masukan bagaimana memperlakukan penyandang disabilitas dengan benar tanpa takut menyinggung perasaan mereka.
Masyarakat akan lebih bersimpati dan mau merubah pandangan miringnya jika melihat para penyandang disabilitas terus berjuang dengan segala cara mengatasi hambatan akibat keterbatasan .

Manfaatkan Media Online
Perkembangan teknologi informasi memberi banyak kemudahan bagi manusia dalam melakukan aktivitas. Pesatnya perkembangan teknologi informasi turut mendorong menjamurnya media online melengkapi keberadaan media cetak dan elektronik.
Dibandingkan kedua media lainnya, media online mempunyai keunggulan lebih mudah dijangkau banyak kalangan. Apalagi dengan tidak terlalu ketatnya aturan misalnya dalam cara penyajian dan kaidah bahasa membuat penyampaian dan penerimaan informasi lebih mudah dilakukan.
Lewat berbagai situs, blog atau media social semua orang termasuk para penyandang disabilitas bisa dengan mudah menunjukkan potensi dirinya serta menyampaikan gagasan atau pendapatnya. Hal ini seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mensosialsasikan isu disabilitas.
Saat ini sudah ada beberapa situs yang menjadi wadah khususnya bagi penyandang disabilitas untuk mengakses informasi dan mengembangkan diri, misalnya saja situs milik Kartunet Community Indonesia (http://www.kartunet.com) yaitu situs yang memberi wadah bagi penyandang disabilitas untuk menyalurkan kreativitas dan sebagai saranab sosialisasiisu-isu disabilitas.
Dengan menampilkan hasil karya penyandang disabilitas di dalam situs-situs ini citra mereka di mata masyarakat semakin positif. Selain itu wawasan masyarakat tentang isu disabilitas yang benar akan semakin kaya karena pengelolanya penyandang disabilitas sendiri.
Kalau isi situs senantiasa diperbaharui dan dibuat semenarik mungkin maka semakin banyak yang tertarik membuka situs ini.Berarti tujuan sosialisasi untuk menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat akan tercapai bukan?
Mengubah pandangan miring masyarakat terhadap isu-isu disabilitas memang tak dapat dilakukan dalam sekejap mata. Tapi bukan hal yang mustahil kok. Saya yakin kalau pemerintah, lembaga-lembaga yang peduli isu disabilitas,masyarakat termasuk para penyandang disabilitas sama-sama mau melakukan perubahan, terwujudnya masyarakat Indonesia yang inklusif bukanlah sebuah impian. Betul tidak ? (pasti betul dong). 0 komentar

IRI BOLEH, ASALKAN

Iri merupakan keinginan memiliki sesuatu kepunyaan orang lain yang menurut kita baik adanya.
Selama ini kita diajarkan iri merupakan “penyakit hati” yang bisa membuat seseorang frustasi, marah dan kecewa pada diri sendiri maupun orang lain jika keinginannya tak kesampaian. Bahkan karena iri orang bisa menghalalkan segala cara demi keinginannya. terpenuhi . Singkatnya, iri merupakan hal buruk yang identik dengan segala sesuatu yang negative..
Tapi sebetulnya tidak selalu demikian lho. Asal tahu caranya rasa iri bisa diubah menjadi hal yang positif yang bisa mendatangkan kebaikan bagi diri kita.Yuk,kita pelajari caranya.
1. Cari Akar Dari Rasa Iri Hati. Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang menjadi sumber rasa iri(untuk mudahnya kita singkat menjadi SRI). Uang dan kekayaan yang berlimpah adalah hal yang paling umum diirikan banyajj orang. Kita juga bisa iri pada yang penampilanya menarik dan cerdas. Walaupun kedengarannya tak masuk akal tapi ada hal-hal sepele seperti keluwesan seseorang dalam bergaul atau mempunyuai keluarga yang harmonis juga bisa mengundang rasa iri.
2. SRI Sumber Insprasiku. Kalau sudah mengetahui apa kelebihan SRI yang membuat kita merasa iri, tak ada salahnya jika kita mencari tahu bagaimana caranya mendapatkan kelebihannya. Ambil dan pelajari nilai-nilai positif yang bisa mendorong kita untuk berubah menjadi lebih baik dan bersaing secara sehat dengannya. Contohnya kita bisa meniru teman yang terlihat keren dan wah bukan karena kegemarannya menggunakan barang bermerk terkenal dan mahal. Tapi karena kepandaiannya mix n match dengan barang yang relative murah sehingga berkesan mahal. Atau kita bisa juga terinspirasi memulai sebuah usaha oleh SRI yang mempunyai banyak uang bukan karena kekayaan orang tuanya melainkan karena ternyata dia pandai berbisnis.
3. Buat Langkah Kecil Sebelum Melakukan Lompatan Besar. Kita takkan bisa menjadi orang hebat kalau tak pernah mulai memperbaiki diri .Tapi ingat. Sadarilah kemampuan diri dan jangan keburu nafsu melakukan perubahan ekstrem demi bisa sesukses SRI. Sebagai permulaan, lakukan saja hal-hal sederhana secara berkelanjutan yang pasti bisa membawa perbaikan. Mulai sering menyapa dan banyak senyum bisa membuat kita banyak teman seperti SRI. Jika merasa punya kemampuan, mengapa tak mulai giat berlatih basket supaya bisa sejago SRI yang bintang basket terkenal itu.
4. Banyak Tanya Banyak Belajar Biar Makin Pintar. Segala usaha untuk meraih kesuksesan akan semakin terarah jika kita mau banyak belajar dan bertanya. Bahkan pada SRI pun, kita tak perlu gengsi berguru. Siapa tahu dia justru dengan senang hati membantu kita menjadi sesukses dirinya.
5. Juara Kecil Calon Juara Besar. Kesuksesan tak datang dalam sekejap mata. Apalagi jika diraih dengan nafsu membabi buta. Buat saja target-target kecil yang realistis sesuai kemampuan agar tak frustrasi dan kecewa jika ternyata tak tercapai. Lagi pula pencapaian target-target kecil dapat membangun rasa percaya diri untuk membuat target yang lebih besar. Keberanian untuk pertama kali mengikuti suatu lomba contohnya, merupakan sebuah prestasi yang membuat kita siap menargetkan menjadi juara satu di berbagai lom ba.
6. Syukuri Apa Yang Ada. Ucapkan selamat pada diri sendiri jika telah berhasil sehebat atau bahkan melampaui prestasi SRI.Tapi tak perlu berkecil hati jka hasilnya tak seperti yang diharapkan.
Ada beberapa hal yang penting diingat saat kita mencoba merubah rasa iri menjadi hal yang positif.
1. Aku bukan pecundang . Kalah bersaing dengan SRI tak menjadikan kita seorang pecundang. Keberanian mengalahkan rasa iri yang negative, memperbaiki diri dan bersaing secara sehat telah menjadiikan kita juara.
2. Tuhan menciptakan manusia dengan segala kelebihan dan kekurangan. SRI yang di mata kita terlihat sempurna pun pasti mempunyai kekurangan.. Sebaliknya bukannhya tak mungkin tanpa disadari kita telah menjadi SRI bagi orang lain karena kelebihan diri yang kita miliki.
3. Mengasah potensi dan meningkatkan percaya diri bisa meredam penyakit hati. Jangan pernah berhenti menggali dan mengasah potensi diri kalau perlu sampai mencetak prestasi. Pengakuan dari orang-orang sekeliling atas segala pencapaian yang dibuat dapat membangun percaya diri. Orang yang percaya diri biasanya lebih mampu meredam iri hati. Karena dia sudah cukup bangga dengan dirinya .
4. Jadilah diri sendiri karena penilaian tentang kebaikan atau keburukan seseorang sering bersifat relatif. Berusahalah selalu menjadi yang terbaik karena kemauan sendiri bukan demi memenuhi tuntutan lingkungan sekitar yang tak sesuai kemampuan kita.
Nah, kalau sudah tahu cara mengatasinya kita tak perlu malu mengaku pernah merasa iri. Manusiawi kok. 0 komentar

STOP USING ME !

Senang sekali ya kalau kita punya teman banyak. Tapi kadang-kadang kita merasa ada satu atau dua teman yang cuma mau mendekat unuk mendapatkan keuntungan buat mereka sendiri.
Dalam pertemanan penting yang namanya saling tolong dan ‘take and give’.alias menerima dan memberi. Tapi kalau teman kita hanya mau menerima tanpa pernah mau memberi jelas dia mau cari enaknya sendiri . Dan bisa dibilang diacuma mau ‘memanfaatkan‘kita saja.
Sering kita merasa tidak enak menolak menolong teman walaupun sebetulnya merasa sering dirugikan sehingga secara tidak sadar kita sudah dimanfaatkan. Sebetulnya teman seperti apa sih yang cuma mau ‘memanfaatkan ?Yuk, kita kenali tanda-tandanya.,
1. Setiap butuh pinjaman uang atau barang, sikapnya ekstra manis terhadap kita. “Pinjem PR dong“ adalah kalimat pertamanya hampir tiap pagi. Kalau ke kantin kok sering banget ya minta dibayari dulu dengan alasan ketinggalan dompet . Itu sebagian contoh teman yang dekat kalau butuh saja. Kalau lagi tidak butuh, berlagak tidak kenal deh.
2. Seringkah kamu disuruh melakukan sesuatu oleh temanmu dengan berbagai alasan yang intinya mereka tidak mau melakukannya sendiri? Kalau jawabannya ya, berarti dia sudah memanfaatkan kamu.
3. Sering menjadikanmu kambing hitam atas kesalahan yang dia buat juga termasuk tanda teman memanfaatkanmu lho Dan setiap kali bad mood dia juga tidak segan-segan melampiaskan kemarahan sama kamu.
4. Diagampang minta tolong tapi sebaliknya kalau dimintakan tolong kok sulit banget ya.
5. Ada dua kemungkinan kenapa seseorang “hobi” pinjam uang atau barang teman tapi tidak pernah mengembalikan. Pertama, itu kebiasaan buruknya. Kedua,dia memang suka memanfaatkan temannya.’
Kalau sudah tahu persis kitadimanfaatkan teman, apayang perlu kita lakukan untuk menghadapi dia?
1. Kalau tidakperlu-perlu amat, sebaiknya hindari dan batasi berhubungan dengan dia supaya makin kecil kemungkinan kita dimanfaatkan lagi. Kalaupun dia terus mencoba minta tolong ini itu,, tolak dengan halus tapi tegas..
2. Suatu saat dia pasti akan bertanya kenapa kita selalu menghindar. Jawab saja terus terang kalau kita tidak suka dengan perbuatannya dan tidak mau dimanfaatkan lagi .
3. Sifat orang yang suka memanfaatkan teman biasanya sulit berubah dan selalu mengulangi perbuatanya setiap bada kesempatan. Jadi lebih baik tetap waspada dan jaga jarak dengannya deh meski dia berjanji takkan mengulangi perbuatannya.
4. Kalau kita biasa hang out dengan orang-orang yang sama dengn dia, nggak berarti kita menjauhi mereka juga. Gabung saja dengan mereka seperti biasa tapi jangan terlalu memperhatikan dia . Awalnya teman-teman kita mungkin bingung dan tidak menyetujui sikap menghindar kita. Tapi jika benar-benar teman yang baik lambat laun mereka akan memahami kok.
5. Jika dia tetap maksain mau mendekati dan memanfaatkan kita, tak ada cara lain selain menutup semua jalan yang memungkinkan dia menghubungi kita . Misalnya dengan menghapus e-mailnya dari daftar kontak dan facebook atau mem- blacklist nomor hpnya.
TIPS
Ada beberapa hal yang penting diperhatikan saat menghadapi teman yang suka memanfaatkan.
1. Orang yang suka memanfaatkan teman biasanya tidak merasa perbuatannya salah. Jadi tegurlah pas dia sedang mencoba memanfaatan kita supaya tahu persis kesalahannya..
2. Orang akan beranggapan kita tidak keberatan di manfaatkan kalau kita tidak pernah menyatakannya Jadi jangan pernah ragu menolak membantu kalau kita memang merasa sedang dimanfaatkan.
3. Tidak perlu merasa bersalah menolak membantu teman yang jelas-jelas sering memanfaatkan kita. Dia bisa jadi kecewa dan marah tapi setidak-tidaknya dia tahu kalau kita tidak suka prilakunya dan tidak mau lagi dimanfaatkan.
4. Sikap kasar dan marah yang berlebihan bukan cara tepat menegur si tukang memanfaatkan teman karena justru bisa menjadi senjata untuk menyerang balik dan menjelek-jelekkan kita. 0 komentar

SIAP JADI ANAK BARU

Duh, deg-degan nih besok mulai masuk sekolah baru. Situasi sekolahnya menyenangkan nggak ya. Bisa nggak ya punya teman-teman yang asik seperti di sekolah yang dulu. Mudah-mudahan guru-gurunya nggak killer ya. Pikiran dan rasa cemas seperti itu wajar terbersit jika kita akan memasuki lingkungan yang belum begitu dikenal sebelumnya, dalam hal ini lingkungan sekolah baru.Tapi dengan persiapan yang matang rasa cemas bisa dikurangi kok. Dan kita tak sulit beradaptasi dan belajar di sekolah baru. Yuk, simak tips berikut agar bisa siap jadi anak baru di sekolah kita.
Persiapan Hari Pertama Bersekolah
Bukan hal mudah mengenal dan mempelajari berbagai hal pada hari pertama di sekolah baru. Mulai dari teman-teman sekelas yang baru, peraturan dan kebiasaan di sekolah,guru-guru dan masih banyak lagi. Butuh semangat dan konsentrasi tinggi. Kita perlu mempersiapkan segala sesuatu agar hari itu tidak berubah menjadi menyebalkan dan semangat kita drop .
1. Siapkan semua perlengkapan sebelum hari H.
Hari pertama tahun ajaran baru biasanya kita belum belajar penuh. Tapi tak ada salahnya kita mempersiapkan perlengkapan sekolah (minimal alat tulis dan buku tulis) dan seragam yang harus dipakai hari itu. Ibaratnya kalau segala amunisi sudah siap kita tak bakal ragu maju ke medan perang deh
2. Jangan memakai aksesoris yang berlebihan.
Kebayang nggak betapa betenya kalau dijadikan tontonan karena dandanan kita dianggap terlalu heboh.Mungkin di sekolah yang lama kita diperbolehkan dan terbiasa memakai macam aksesoris ke sekolah, tapi sebaiknya untuk sementara kita menahan diri tak memakainya karena belum tentu di sekolah baru berlaku kebiasaan yang sama. Untuk menambah rasa percaya diri boleh saja kita memakai aksesoris misalnya jam tangan atau karet rambut yang modelnya sederhana dan tak terlalu mencolok warnanya.
3. Jangan Datang Terlambat
Datanglah lebih pagi supaya kita punya lebih banyak waktu untuk mengenal lingkungan sekolah dan teman-teman baru. Terlambat datang di hari pertama selain membuat kita terlihat tak disiplin, juga bisa bikin kita serba salah tingkah.Jadi jangan rusak mood kita gara-gara datang terlambat

Beradaptasi Dengan Lingkungan Sekolah
Sukses melewati hari pertama tak berarti kita sudah bisa bersantai-santai. Kita akan belajar di sekolah baru bukan untuk sehari dua hari. Karenanya suka ataupun tidak kita harus terus menyesuaikan diri dengan segala sesuatu yang ada di sana.Meskipun butuh waktu tapi dengan kemauan keras kita pasti mampu beradaptasi.

1. Pede Dan Ramah Itu Perlu
Wajar kalau kita masih merasa sulit beradaptasi karena memang banyak hal baru yang harus dipelajari. Tapi jangan cepat menyerah dong.Teruslah pede dan berpikir positif dalam melakukan apapun meskipun menurut kita hasilnya belum memuaskan. Cobalah bersikap ramah baik kepada teman, guru dan orang-orang lain dilingkungan sekolah. maka mereka berbuat hal yang sama pada kita. Perasaan diterima di lingkungan yang ramah dan bersahabat memudahkan kita beradaptasi.
2. Aku Bagian Dari Sekolahku
Setiap sekolah biasanya mempunyai keunggulan entah di bidang seni, olah raga atau bidang yang lain. Sebagai bagian dari keluarga besar sekolah tak ada salahnya kita mencari tahu kegiatan unggulan sekolah kita. Dan jika memang mempunyai kemampuan kita bisa terlibat aktif dalam kegiatan ungulan tersebut. Bukankah semakin berprestasi sekolah kita, semakin bangga kita menjadi muridnya.
3. Ikutan Ekskul Yuk
Banyak manfaatnya kalau kita aktif di kegiatan ekskul. Selain bisa menyalurkan minat dan bakat, kita juga bisa menambah lebih banyak teman, terutama yang mempunyai kesamaan minat Tapi yang penting, jangan sampai pelajaran kita terbengkalai karena sibuk ikut macam-macam ekskul demi menambah teman ya.

Tips Untuk Menambah Teman Baru
Meskipun mungkin ada juga teman dari sekolah lama, tak berarti kita bergaul dengan mereka saja kan. Kita perlu juga mengenal teman-teman lain. Karena keberadaan teman bisa membuat kita nyaman dan betah belajar di sekolah baru.,
1. Orang-orang yang duduk dekat kita di kelas adalah teman-teman terdekat kita yang pertama. Jangan ragu untuk lebih dulu memperkenalkan diri kita dan berusaha mengenal nama mereka
2. Untuk memudahkan berteman, cobalah bergaung dengan orang-orang yang typenya mirip dengan teman-teman kita di sekolah lama.
3. Orang akan lebih tertarik untuk berteman jika kita bersikap wajar. Jadi tetaplah pede dengan kekurangan dan kelebihan kita. Tak perlu kita berbuat lebay untuk menutupi rasa minder karena justru bisa membuat orang menghindari kita..
4. Sikap peduli dengan keadaan orang lain bisa mendatangkan banyak teman. Jadi berusahalah untuk memahami kelebihan dan kekurangan teman-teman kita, misalnya dalam belajar dan tawarkan bantuan jika mereka memerlukan.
5. Kadang-kadang kita perlu lebih dulu melakukan pendekatan supaya dapat teman baru. Caranya cukup mudah. Ajak orang di sekitarmu unttuk melakukan sesuatu bersama misalnya ke kantin bareng atau pulang bareng jika rumahnya searah dengan kita.
6. Jangan menyerah jika kamu merasa belum mempunyai banyak teman. Berteman memang butuh waktu dan usaha. Tetaplah bersikap ramah, wajar dan tidak memaksakan pastilah kita mendapatkan teman baru. 0 komentar

BAHASA INDONESIA IS MY LANGUAGE

Most of Indonesian probably forget or even do not know that October is the month of language. A month to appreciate the existence of Bahasa Indonesia Indonesian as an official language in this republic.
The origin of Indonesian became an official language of Republic Indonesia begins with the second Indonesian youth congress that was held in October 1928. Indonesian young nationalists realized that Indonesia consists of many groups of ethnic and hundreds of regional language and local dialects. And a language to bridge the diversity is absolutely needed.
On account of Riau Malay language is a neutral language than others in Indonesia , they chose it as base of Indonesian, the unifying language they would declare. Riau Malay language does not apply caste of language. Therefore it would be more acceptable in any society in Indonesia.
The declaration of Indonesian as unifying language represents at the third part of Youth Pledge:
We, the sons and daughters of Indonesia, respect the language of uniity, Indonesian.
And finally with the declaration of independent on 17 August 1945, Indonesian was elevated to status the official language .
Indonesian is very rich in its pronunciation, diction, spelling, accent and vocabulary. It gets influences from foreign and our own regional languages. Many words we use everyday actually derived from foreign languages. For example’’ sabun’’ and ‘’jendela ‘’ ( soap , window) derived from Portuguese ‘’sabao’’ and ‘’ janela’’; ‘’ kamar’’ and ‘’kantor’’[ chamber, office ] derived from Dutch kamer and kantoor or ‘’kolam’’ that derived from South India Tamil. Even the slang terms ‘’ gue’’ and ‘’elu’’ derived from Hokkien ‘’goa’’ and ‘’lu’’.
Regional languages enrich also Indonesian by replacing some foreign terms so that the terms be more Indonesia and easier pronounced by Indonesian native’s tongue. For example ‘’canggih’’ and ‘’pakar’’ replace ‘’sophisticated’’ and ‘’expert’’.
What a pity only few native Indonesian speaker use correct version of Indonesian. The good and correct Indonesian[ Bahasa Indonesia yang baik dan benar] is usually used in formal situation and places such as schools, universities or government bodies. One can find it also in books, newspapers or TV and radio news programs.
Most of Indonesians think it is unusual to communicate orally with the good and correct Indonesian in casual situation. They generally use regional languages and slang in daily conversation. Indonesian slang, the informal version of Indonesian often function as primary language for people living in more urbanized regions of Indonesia. Indonesian slang is abundant also in popular media and TV and radio entertainment programs.
Indonesian slang changes time to time not only the terms or phrases but also its native name. For example bahasa prokem we could find in early 1980’s. Or the term bahasa gaul was coined in late 1990’s and we can even buy dictionary of bahasa gaul. And the newest one is slang use combination of English and Indonesian slang in one phrase. For example ‘’so what gitu loh’’ or ‘’sa’ik my man’’ that generally used by teenagers.
Nowadays more young generation feel awkward use good and correct Indonesian even in formal situation. They prefer insert slang or foreign terms in their conversation following modern day trends and so that they seem smart. However smartness is not always indicated by how many foreign terms used in someone’s conversation, is it?
Indonesian vocabularies are very rich and kept being improved. Choose correct Indonesian words, then you can create interesting conversations, even casual conversations. It is just a matter of willingness.
Let us begin use our mother language more intensively. If more foreigner seriously learn and speak good and correct Indonesian, why don’t we? 0 komentar

NEW YEAR RESOLUTION

2009 just passed. We have been through good and bad times, sadness and happiness, failure and success . Welcoming new year 2010 many people make new year resolution.
New year resolution is commitment or promise to reform bad habit and change bad lifestyle in order to create a better new year. Study harder, lose weight, stop smoking and do more exercise are some examples of new year resolution.
New year resolution hel ps people to focus on set goal and plan detailed action of a year. Everyone , even children, can make new year resolution. But fulfilling resolution is not as simple as making it.
People face often many obstacles in the process of keeping and fulfilling a resolution. Generally at the end of year, only few people can fulfill their resolution as planned. Many people give up and even abandon their resolution because they can not overcome the obstacles.
Actually keeping and fulfilling a resolution, including new year resolution, is not as difficult as people think. Two things can be considered when a person make new year resolution.
Firstly, a resolution maker has to decide the most important achievable resolution. A simple, achievable and attainable resolution is easier to keep than some ‘”fantastic” ones with insufficient supporting ability. Anyway the simpler resolution is chosen, relatively the simpler obstacle must be faced.
Secondly, communicating the resolution with trusted closest people such as family and friends can help a resolution maker to keep it. They can be great supporters anytime a resolution maker wants to give up and abandon the resolution. Their advice is useful to win through obstacles in fulfilling a resolution . And if a resolution maker wants to measure the achievement of his/her resolution, opinions of the trusted closest people are too worthy to be ignored.
Although a new year resolution is often not achieved as planned but successfully keeping it at the end of year will bring great feeling of accomplishment and more self confidence to a resolution maker. Once a person can keep a resolution, he/she will not hesitate to make and keep then other ones.
Keeping a resolution is a very good habit. Imagine if more people made and kept their resolution we surely could create better society from year to year.
Since people can learn to realize an ideal life and not just dream it by making and keeping a resolution , including new year resolution. 0 komentar

WATER FOR HUMAN WELL-BEING

Water is very essentials for humans. Everyday humans need clean and fresh water for drinking, sanitation, bathing and cooking. Human can live without food about a month, but without water human can survive only about a week.
The earth’s total amount of water has volume of about 344 million cubic miles. The overall amount has remained the same since the earth was formed. But only 2,5% of the total amount of water on earth can be classified as fresh water and less than 1% can be used as drinking water.
It is obvious that water supply on earth is very limited while life style changes make humans use more water each year. Population and industrial growth add new source of water pollution and contamination make clean and fresh water supplies on earth decrease.
Many efforts have been done by public water systems to improve water quality but readily accessible water supply for all world population is still insufficient. Not all regions on earth have improved water supply. Not all people have access to safe water.
Most people, especially poor people living in slums have to pay very expensive to buy clean and fresh water. In other regions, people have to walk kilometers to fetch water. Even more we hear often people consume polluted and contaminated water although it is quite possible they get water relate diseases as a result. Some observers have estimated that by 2025 more than half of the world population will be facing water-based vulnerability and by 2030 in some developing regions of the world, water demand will exceed supply by 50%.
Concern about the critical condition United Nation General Assembly with recommendation of 1992 UN Conference of Environment Development declared March 22 as World Day of Water (also known as World Water Day).
The observances of the World Water Day aim focusing attention on the importance of clean and fresh water and raising awareness about the sustainable management of water resources. Each year the World Water Day has different theme that highlights a specific aspect off clean and fresh water. The theme of the World Water Day 2010 is communicating water quality challenge and opportunities.
It is very important to consider not only quantity of resource but also water quality in water management. Because water quality affects condition of ecosystem and human well-being. Sufficient good quality water can support the creation of human and environmental health. Human well-being can be achieved more easily by healthy human who lives in healthy environment.
Activities and campaigns of the World Water Day 2010 is aimed to raise awareness about sustaining healthy ecosystems and human well-being through the increasing of water quality and encouraging governments, organizations, communities and individuals around the world to proactively raise the profile of water.
As part of the world population, we can involve in World Water Day themes implementing. Wisely use clean and fresh water and reuse domestic waste water are simple actions we can start from home to save water usage. Besides, we can also prevent and reduce water pollution and contamination by not disposing of waste into rivers.
Where there is a will, everyone can do any simple actions that affect greatly to save water supply on earth.
Save water on earth now for present and future human well-being. 0 komentar